Conference pameran dagang Food ingredients (Fi) Asia
Trataban.com, Jakarta - Food Ingredients (Fi) Asia pertama kali diadakan di wilayah Asia Tenggara di Singapura pada tahun 1997, disusul oleh Thailand pada tahun 2002. Sementara di Indonesia, pameran dagang ini sudah digelar dua kali pada tahun 2010 dan 2012.
Pameran Fi Asia kembali hadir untuk ketiga kalinya di Jakarta International Expo Kemayoran, yang akan diselenggarakan pada tanggal 15-17 Oktober 2014. Rungphech Rose Chitanuwat, Business Director of UBM Asia yang menjadi penyelenggara "Food Ingredients Asia 2014" mengatakan, pameran dagang ini akan memamerkan berbagai bahan baku pangan lebih dari 650 perusahaan yang berasal dari 46 negara.
Moment ini dapat dimanfaatkan oleh para pelaku industri makanan dan minuman untuk mendapatkan sumber bahan baku makanan yang berkelanjutan. Serta, membuka peluang jaringan untuk pertumbuhan bisnis mereka.
"Dari tahun ke tahun, perusahaan yang menjadi peserta pameran semakin meningkat. Pameran dagang ini ditargetkan akan dihadiri oleh sekitar 13.000 pengunjung, dan kami optimistis target tersebut akan tercapai. Bila di pameran sebelumnya hanya sekitar 400 perusahaan, di tahun ini yang ikut serta ada lebih dari 650 perusahaan," kata Rungphech Rose Chitanuwat dalam press conference "Food Ingredients Asia" di Jakarta, Rabu (1/10/2014).
Fi Asia juga menghadirkan Inovasi Zone sebagai tempat untuk menemukan produk-produk yang baru diluncurkan. Para pengunjung juga bisa mengikuti Guided Ingredient Tours atau tur harian untuk menemukan bahan baku pangan yang diinginkan.
Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMMI) juga memandang penting penyelenggaraan Fi Asia. Pasalnya peraturan tentang bahan tambahan pangan di Indonesia terus mengalami perubahan yang dikeluarkan oleh Badan Pengendali Obat dan Makanan (BPOM).
"Tren produk pangan juga terus berkembang, sehingga kita memerlukan supply bahan baku pangan dengan kualitas yang baik, inovatif dan reliable," ujar Vice President Program and Corporation GAPMMI, Lena Prawira.